Soe Hok Gie - dibacakan oleh Nicholas Saputra - Puisi Terakhir Gie

[Flash 9 is required to listen to audio.]

benlaksana:

Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekah.

Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza.

Tapi, aku ingin habiskan waktuku di sisimu, sayangku.

Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal, dan lucu.

Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah Mendalawangi.

Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di Danang.

Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra.

Tapi aku ingin mati di sisimu, manisku.

Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya.

Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu.

Mari sini, sayangku.

Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku.

Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung.

Kita tak pernah menanamkan apa-apa, kita takkan pernah kehilangan apa-apa.

Nasib terbaik adalah tidak pernah dilahirkan.

Yang kedua dilahirkan tapi mati muda.

Dan yang tersial adalah berumur tua.

Berbahagialah mereka yang mati muda.

Makhluk kecil kembalilah dari tiada ke tiada.

Berbahagialah dalam ketiadaanmu.

- Soe Hok Gie


intenpujirianti's: Agama

intenpr:

Ga lama aku habis UN, aku punya temen diskusi baru. Kang Wenda. Awalnya kita diskusi masalah UN, trs konspiras-konspirasi, film, isu-isu global, sejarah, grafology, dan masih banyak lagi. Tapi yang paling sering didiskusiin adalah ttg Agama.

Mulai dari pertanyaan, Menurut kamu islam itu apa? Apa…

Wanita

Aku paling suka wanita cantik nan shalihah. yang atraktif dengan senyum manisnya. yang menawan dengan matanya. dan yang menarik dengan sikap kalemnya, yang menakjubkan dengan jilbabnya.

Butuh

aku butuh.

butuh yang mengerti.

butuh yang sepemikiran.

butuh yang perasa.

butuh yang lemah lembut.

dan terpenting,

butuh yang butuh aku.

lashirah:

currently addicted with Shay Mitchell 

(Source: bellisario-s)

Marah

Maafkanlah aku. Kadang kadang aku berteriak dan menyebut kata-kata buruk, tetapi memang itulah aku. Lupakan hal itu. Kalau aku memarahimu, berarti aku mencintaimu. Aku melampiaskan marahku kepada orang-orang terdekat dan paling kusayangi. Ibaratnya merekalah papan peredam suaraku.

Gunem Catur di SPBU

Hiji aki-aki keur nangtung di  SPBU, (Ssstt.. ulah geruh tapi nya, eta aki-aki teh padahal kuring keur nyamar), ditanya ku nu keur ngantri rek ngeusi bengsin.

“Ki, terang hartina SPBU?”

“Nyaho lah,” jawab aki-aki bari kuraweud haseum. Maklum keur loba kakeuheul.

“Ari S-na singgetan tina naon?”

“Solar.”

“ari P-na?”

“Premium.”

“Ari B-na naon?”

“Bengsin.”

“Ari U ?”

“Uyup ku sia. Tatanya wae, kawas nu euweuh gawe,” tembal aki-aki bari ngaleos.

-Ki Dadang Sadkar.

Cowboys on a Jeep

Kita

Tenanglah. Cerita cinta kita, hanya untuk kau dan aku. Agar bisa kita kenang berdua. Selamanya.

Jeep Musketeers

Jeep!! with @hellonad

fuckyeahmahasiswa:

KETIKA KERIPIK PEDAS MENGALAHKAN KETAMPANAN ANDA

dari frosthater